Selain itu, Sekolah Gorontalo juga menekankan pentingnya karakter dan moral siswa. Mereka memiliki program pembinaan karakter yang melibatkan kegiatan-kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pengabdian masyarakat, dan program pengembangan kepemimpinan. Tujuan dari program ini adalah untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap empati, tanggung jawab, dan integritas yang tinggi.


Selain itu, Sekolah Gorontalo juga menekankan pentingnya karakter dan moral siswa. Mereka memiliki program pembinaan karakter yang melibatkan kegiatan-kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pengabdian masyarakat, dan program pengembangan kepemimpinan. Tujuan dari program ini adalah untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap empati, tanggung jawab, dan integritas yang tinggi.

Pendidikan karakter dan moral adalah aspek penting dalam pembentukan pribadi yang baik. Selain pengetahuan akademik, siswa juga perlu dibekali dengan sikap dan nilai-nilai yang baik agar mereka dapat menjadi individu yang berkontribusi positif bagi masyarakat. Sekolah Gorontalo memahami hal ini dan berkomitmen untuk membentuk siswa yang memiliki karakter dan moral yang kuat.

Program pembinaan karakter yang dijalankan Sekolah Gorontalo melibatkan siswa dalam kegiatan-kegiatan sosial. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah bakti sosial, di mana siswa berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Mereka membantu membersihkan lingkungan, memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu, atau mengunjungi panti jompo. Melalui kegiatan ini, siswa belajar untuk peduli dan berempati terhadap sesama manusia.

Pengabdian masyarakat juga menjadi bagian penting dari program pembinaan karakter di Sekolah Gorontalo. Siswa diajak untuk terlibat dalam proyek-proyek yang berguna bagi masyarakat sekitar. Misalnya, mereka bisa mengadakan kampanye kebersihan, menyediakan bantuan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, atau mengajarkan keterampilan kepada warga sekitar. Dengan terlibat dalam kegiatan ini, siswa belajar untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Sekolah Gorontalo juga memiliki program pengembangan kepemimpinan. Program ini bertujuan untuk melatih siswa agar menjadi pemimpin yang tangguh dan bertanggung jawab. Siswa diberikan kesempatan untuk memimpin dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti organisasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, atau proyek-proyek sekolah. Melalui program ini, siswa belajar mengambil inisiatif, mengelola tim, dan mengambil keputusan yang tepat. Mereka juga diajarkan untuk memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Program pembinaan karakter di Sekolah Gorontalo didukung oleh pendekatan holistik dalam pendidikan. Selain materi pembelajaran akademik, siswa juga diberikan pemahaman tentang nilai-nilai moral dan etika. Hal ini dilakukan melalui berbagai metode, seperti ceramah, diskusi, role play, atau melalui contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dengan baik.

Referensi:
1. Suharyadi, N. (2018). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 142-150.
2. Yusuf, H. (2017). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Membangun Kepribadian Bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 1-8.
3. Supriyanto, A. (2019). Pembinaan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 14-23.